PROGRAM PADAT KARYA PENGETAPAN JALAN DI TIGA DUSUN DESA GALAHERANG
Tanpa Kategori
13 Desember 2024 Dilihat (255) Komen (0)

PROGRAM PADAT KARYA PENGETAPAN JALAN DI TIGA DUSUN DESA GALAHERANG

 
 
Pada bulan Oktober 2024, masyarakat di tiga Dusun, yakni Dusun Curugpawon, Dusun Pabuaran, dan Dusun Babakan, Desa Galaherang, mendapat manfaat dari program padat karya Pengetapan Jalan. Program ini digagas oleh Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi (Disnakertrans) Provinsi Jawa Barat bekerja sama dengan Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi (Disnakertrans) Kabupaten Kuningan. Dengan total volume pengerjaan sepanjang 1.500 meter, program ini bertujuan untuk memperbaiki infrastruktur jalan Desa sekaligus meningkatkan kesejahteraan masyarakat melalui lapangan kerja sementara.
 
Pengerjaan proyek berlangsung selama 30 hari, dimulai pada 1 Oktober 2024 dan selesai pada 30 Oktober 2024. Selama masa tersebut, masyarakat setempat dilibatkan secara aktif untuk mengerjakan proyek ini, menjadikannya salah satu bentuk nyata dari pendekatan padat karya.
 
Program ini memberikan dampak positif bagi masyarakat, baik dalam hal infrastruktur maupun ekonomi, di antaranya:
 
1. Perbaikan Infrastruktur:
Pengerasan jalan sepanjang 1.500 meter ini diharapkan dapat meningkatkan aksesibilitas antar Dusun. Kondisi jalan yang lebih baik akan mempermudah mobilitas warga, distribusi hasil panen, serta aktivitas sehari-hari.
 
2. Lapangan Kerja Sementara:
Program padat karya melibatkan tenaga kerja lokal, memberikan kesempatan kerja bagi masyarakat yang membutuhkan penghasilan tambahan. Selain membantu perekonomian warga, program ini juga mempererat semangat gotong royong antarwarga.
 
3. Peningkatan Konektivitas:
Dengan jalan yang lebih kokoh, konektivitas antara Dusun Curugpawon, Dusun Pabuaran, dan Dusun Babakan semakin lancar. Hal ini akan memudahkan akses wilayah pertanian.
 
 
Program ini menjadi bukti nyata kerja sama antara pemerintah daerah dan masyarakat. Disnakertrans Provinsi Jawa Barat serta Disnakertrans Kabupaten Kuningan berperan sebagai fasilitator, menyediakan anggaran, bahan baku, dan peralatan. Sementara itu, masyarakat dilibatkan langsung dalam pengerjaannya, yang tidak hanya menambah keterampilan mereka tetapi juga memperkuat rasa kepemilikan terhadap hasil proyek.
 
Harapan ke Depan
 
Program padat karya seperti ini diharapkan dapat terus dilanjutkan dan ditingkatkan cakupannya. Selain memberikan manfaat ekonomi dan infrastruktur, program ini juga membangun fondasi masyarakat yang lebih mandiri, sejahtera, dan terhubung.
 
Dengan selesainya pengerasan jalan ini, ketiga dusun kini memiliki akses yang lebih baik untuk mendukung aktivitas sehari-hari. Semoga program serupa terus dilaksanakan di wilayah lain yang membutuhkan.

Bagikan:



0 Komentar